Lakukan Hal Ini Saat Pengereman Darurat!

Rem jadi perangkat paling penting pada motor untuk menghentikan atau mengurangi laju kendaraan. Pada motor bertransmisi manual dan semi otomatis, selain melalui rem dari kedua roda, pengereman bisa dibantu oleh mekanisme engine brake, dengan cara menurunkan gigi ke posisi rendah.

Sedangkan pada motor bertipe transmisi otomatis yang kini banyak diaplikasi motor jenis skutik, pengereman hanya bertumpu pada kedua roda. Dalam keadaan darurat, pergereman motor manual lebih diuntungkan karena adanya engine brake, sementara motor matic cuma mengandalkan pengereman di dua rodanya.

Sehingga pengguna motor matic harus tahu, teknik mengerem motor matic saat kondisi darurat. Jika kurangnya pengetahuan mengenai pengereman pada motor matic maka sangat berbahaya cak. Kemungkinan terburuk bisa saja terjadi.

Bagaimana Cara Pengereman Darurat?

1. Mengocok Rem
Pengeriman darurat seperti pada saat melewati jalanan yang basah atau menghindari insiden kecelakaan misalnya. Saat darurat, yang utama adalah dengan memainkan atau mengocok rem, dan hindari menarik tuas rem terlalu dalam karena malah membuat ban bisa terkunci dan tergelincir.

2. Rem Depan Dulu baru Belakang
Lalu selanjutnya adalah, utamakan penggunaan rem depan dahulu baru diikuti rem belakang, agar proses pengereman seimbang. lakukan pengereman secara perlahan agar rem anda tidak mengalami lock.

3. Lurus Saat Mengerem
Yang terakhir, pastikan motor dalam posisi lurus saat ingin mengerem. Posisi berkendara anda juga sebagai penentu utama keberhasilan pengereman darurat anda. Karena kalau dalam kondisi lain seperti menikung, malah bisa membuat motor tergelincir. Selain itu perlu kita ketahui bahwa motor matic memiliki tumpuan pengeriman di rem depan dan kebanyakan motor matic hanya memiliki piston disk break tunggal.

Jika motor dalam posisi jalan menurun, rem motor matic rawan menjadi blong. Hal ini diakibatkan karena kampas rem terlalu kepanasan, alhasil kampas rem akan memuai dan rem anda menjadi blong.

Cara menanggulangi hal tersebut usahakan motor metic anda setiap kurang lebih 2 KM berhenti dan siram air pada rem disk brake anda. Agar kampas rem anda kembali seperti semula. Selalu gunakan perlengkapan berkendara terutama helm dan jaket cak supaya aman.

Diterbitkan
Dikategorikan dalam Otomotif

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *